Selasa, 04 Juni 2019

Opini_ Menuju Ketaqwaan



Menuju Ketaqwaan

Oleh: Aji Muhammad Said



ilustrasi by author



Islam tidak hanya berdiri sebagai sebuah aqidah, namun ahlaq juga. Pengejawantahannya, apabila merujuk tokoh pewayangan. Menjelma menjadi sosok Bima, simbol keteguhan hati, Arjuna, keluesan hati, Puntadewa kelembutan hati, dan Nakula-Sadewa wujud keseimbangan hati. Sebagai manusia tidaklah hanya memiliki satu dari makna karakter sifat salah satu tokoh pewayangan tersebut. Namun harus menanam nilai dari tiap-tiap masing tokohnya. Allah menyediakan semua tempat dengan ragam hikmah (wisdom)-Nya masing-masing. Lita'arufu (saling mengenal). Mereka mampu mengenal hikmah yang beragam untuk mencapai ketaqwaan. 


Posisi manusia tidak di "adalah", tapi di "semoga", tidak di "pasti", tapi di "insya Allah". Manusia terletak pada ketidak pastian, dalam perjalanannya diliputi penderitaan, kepura-puraan, dan penyingkapan kebenaran. Kenyataan yang terjadi tentulah tidak sama bagi manusia, yang terpenting adalah kenyataan yang Allah perlihatkan, itulah yang terpenting. Kalau dalam teori barat kebenaran, kebaikan, keindahan itu memiliki wilayah sendiri-sendiri. Jika kebenaran itu urusan intelektual di sekolah dan pendidikan formal. Jika kebaikan itu urusan kiyai, ulama, dll. Sedangkan keindahan itu urusan Seniman. Akhirnya manusia itu dibagi-bagi, maka jadilah manusia menjadi manusia sepertiga semuanya. 


Intropeksi diri menjadi jalur pembuka, melihat kekurangan diri dalam menapaki hidup. Apa yang belum dikuasai, apa kesalahan yang jangan sampai terulang lagi. Belajar dari masalah yang dihadapi. Menjaga diri, menjaga ahlaq. Niat baik dengan kesiapan lahir-batin yang cukup, menjadikan seseorang tangguh secara mental dan hati dalam mengurai masalah kehidupan. Pahami dalam menghadapi masalah uraian medan dan petanya. Tidak memutuskan sesuatu secara sepihak, melihat secara terukur dan sebab-akibatnya. 


Tidak lupa juga konsep kaya dalam Islam. Taqwa dan Tawakal itu mewujud menjadi keberkahan. Islam menentang memiskinkan/pemiskinan kepada orang lain. Sehingga munculah istilah kekayaan, namanya kekayaan adalah orang yang mampu memberikan kebaikan kepada orang lain juga. Memberikan apa yang ia miliki untuk orang lain, dengan memiliki kekayaan yang mampu bermanfaat berguna tidak hanya bagi dirinya, tapi orang lain juga. Islam itu memiliki cinta juga yang harus dibagi, Bukan kata-kata yang membuat cinta diterima, tapi ketulusan di dalam dada agar cinta diterima. Allah memberikan perintah jangan selalu dipahami dengan akal-pikiran, namun maknailah itu dengan nurani-ketaqwaan yang menuntun pada jalan keberkahan. Sehingga orang yang kaya hati senantiasa berbagi cinta, orang yang kaya materi senantiasa berbagi dengan sodaqoh, orang yang kaya ilmu senantiasa berbagi dengan dakwah.






Dakwah 


Dakwah menjadi bagian iman, ilmu, dan amal yang kita bagi dengan yang lain. Menyeru, memanggil, dan menjamu,menjadikan Islam ramah bukan marah, mengajak bukan memaksa, pengambaran sebagai contoh, bukan hanya pembiasan normatif. Dakwah jangan dipersempit memunculkan kekerasan. Dakwah meliputi dua hal, pertama kepada sesama manusia, kedua kepada Allah mewujud permintaan berupa doa. Doa kepada Allah adalah bentuk cinta, penghambaan diri. Penyampaian dakwah berdasarkan apa yang kita tahu merujuk pada penghambaan dan ketaqwaan. Melalui konsep Tadabur yang menjadi ouput manfaat bagi semua, yakni pencarian ilmu dalam Al-quran, diimbangi dengan Tafakur yakni perenungan mendalam dan berefleksi, pencarian ilmu dalam alam semesta. Kemudian diterapkan menjadi Tadzkir yakni pemanfaatan dan pengetahuan atas alam dan kehidupan.


Pemahaman Islam harus direkonstruksikan, segala sesuatu itu berbeda, ada sekalanya, perspektif pandang, sudut pandang, resolusi pandang. Tugas pedakwah adalah memberikan alternatif-alternatif solusi. Masalah ada yang mustahil diselesaikan, ada yang pasti bisa selesaikan, ada yang mungkin bisa diselesaikan. Semua ibadah itu adalah kebahagiaan, temukan Allah dimanapun kita berada. Pada tahap praktis, manusia bukan hanya sekadar harus makin rajin-rajin sembahyang dan puasa, tapi juga menerjemahkan segala kearifan agama-agama ke dalam sistem nilai pengelolaan sejarah, kebudayaan, dan peradabannya. Kemudian kembali pada Allah (ilaihi raji'un). 


Taqwa


Rupanya selalu ada pertentangan dalam merumuskan apa yang disebut baik, jujur, mulia, benar, konstitusional, edukatif, atau apa saja. Bergantung mata siapa yang memandangnya. Bergantung hati siapa yang merasakannya. Bergantung mulut siapa yang mengucapkannya. Bergantung siapa yang punya kepentingan, siapa yang berkuasa. Lantas kita menanti kemana? Dunia adalah kontestasi paradok dua anggapan yang bertentangan, dimana sebenarnya ujungnya menjadi satu kesatuan bertauhid. Jawabannya melihat segala sesuatu dengan mata Allah, maka apa hak manusia yang tidak bisa bikin matanya sendiri untuk tidak melihat sesuatu secara Allah.


Hidup penuh kejutan, pemaknaan tertingginya adalah dengan bersyukur. Juga keinginan tidak terbatas, dengan usaha untuk mengendalikan, menjadi wajah hidup untuk berpuasa. Berlatihlah untuk sumeleh, melatih diri sendiri untuk merelakan segala hal yang takut untuk merasa kehilangan. Yang sebenarnya menjadi milik kita itu hanya pinjaman, dari Allah. Kita diberikan kesempatan untuk mencicipi dunia, karena sesungguhnya diri kita pun adalah milik Allah. Apapun yang kita minta kepada Allah maka akan diberikannya, tapi dibalik itu semua ada timbal baliknya, Allah akan mengambil sesuatu dari hidup kita, yang disukai/cintai, sebagai imbalan dari apa yang kita minta, jadi intinya segala urusan dunia dan akhirat tidak ada yang GRATIS! wajib bayar. Bayar itu dengan niat baik, doa, ketulusan, cinta, dan usahamu.


Apa saja yang menimpa kita pasti menghadirkan makna meskipun sering kali sulit dicerna. Dalam kitab kehidupan, setiap halaman memiliki dua sisi. Di sisi pertama kita menuliskan rencana, impian dan harapan kita. Di sisi sebaliknya terisi takdir, yang ketetapannya jarang sesuai dambaan. Sering kita mengalami perbedaan, jangan jadikan itu masalah. Pendapat orang lain bisa saja menjadi cakrawala pandangan kita, dan pendapat kita bisa menambahkan pandangan orang lain, kepercayaan yang kita miliki tetap menjadi milik kita, dan kepercayaan orang lain tetap menjadi kepercayaannya, dan kita berdaulat atas diri kita sendiri. 


Sampailah pada titik bahwa kita sadar diri kita itu tidak berdaya sama sekali. Jadikanlah kemudian doa menjadi senjata yang selalu dipanjatkan kepada Allah. Inilah hidup, banyak sekali harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan, banyak kenyataan yang tidak diinginkan, maka kemudian ada konsep taqwa dan tawaqal, yang selalu pasrah apapun kepada Tuhan. Meskipun tangga itu licin, kita harus terus berjuang menaiki tangga tersebut, meskipun harus jatuh dan terpeleset, tangga itu harus dinaiki sampai puncaknya, inilah esensi hidup itu.






Kesibukan insan khamil adalah mencurahkan dan menciptakan ketenangan bagi mahluk: mereka adalah para pencari sekaligus pemberi. Mereka mencari sesuatu dari karunia Allah dan rahmatNya. Lalu mereka memberikannya untuk kepentingan kemanusiaan, sehingga keberadaan mereka mempengaruhi setiap yang ada. Manunggal adalah menyatunya sifat, asma, af'al manusia dengan sifat, Asma, dan af'al Allah, atau menyatunya kodrat dan Iradat manusia dengan kodrat dan iradat Allah. Semua ini menunjukkan arti dari makna posisi manusia sebagai khalifatulloh. Untuk menjadi khalifatulloh dibutuhkan pengetahuan langsung apa yang menjadi kehendak dan ketetapanNya. Tanpa itu manusia hanya akan menuhankan dirinya sebagai budak hawa nafsu. 


Seringkali ada istilah mujahadah, itu merupakan sarana dekat pada Allah. Mujahadah adalah menyediakan waktu khusus untuk mengasingkan diri dari keramaian, dengan tujuan melatih diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui aktivitas dzikrullah total. Semua hal keduniawian disingkirkan dari segenap aktivitas, pikiran, hati dan fisik. Waktu yang diambil khusus untuk Allah semata. Jenis perbuatan yang bisa dilakukan meliputi sholat, doa, wirid, dzikir, dan ibadah lainya. Mujahadah dianjurkan bersih secara lahir dan batin. Inilah kesempatan-kesempatan yang ada menuju taqwa sendari bekal menuju rumah kita kembali kelak.


Pengabdian diri


Dalam bahasa Sufistik, seperti yang dirumuskan Hasan-Rabiah, yang ada ibadah bukan hanya pengabdian, melainkan kerinduan untuk secara tak berselang sedikit pun kepada Tuhan, ainama tuwallu fatsamma wajh Allah. Secara sederhana orang membagi agama dalam dua wilayah kerja analisis, yakni wahyu yang berwajah ilahiah dan serangkaian perilaku (tindakan) pemeluk yang meyakini-dan memiliki keharusan untuk menerjemahkannya dalam kehidupan yang nyata. Hubungan antara keduanya bukanlah kausalitas yang patuh pada hukum yang tetap, namun bersifat kesesuaian (afinity) dalam kolektivitas maupun personal 'ruang terbuka' untuk ditafsirkan masing-masing oleh pemeluknya, dikutip dari Bisri Effendy.


Al-Qur'an tidak hanya bunyi dan tulisan, tapi ada ritme polanya. Dalam Alquran itu terdapat informasi sebagai ilmu dan metodologi sebagai cara membedah ilmu. Sedangkan ayat dalam Al-Qur'an terdiri atas; ayat hukum, ayat mengajak diskusi, ayat budaya dan komunikasi. Dari Al-quran, kita bisa belajar bahwa Allah membukakan pintu rahmat, berkah, dan hidayah, kitalah yang masuk pintu-pintu kotanya Allah. Kita sebagai manusia haruslah mencari jalan lewat pintu-pintu tersebut, juga kenikmatan-kenikmatan dalam setiap peristiwa-peristiwa yang Allah ciptakan. Sehingga dalam rangka pencarian jalan pulang (akhirat), kita jangan sampai lupa pada takdir kita di dunia. Ingatlah juga bahwa, kebaikan itu abadi, meskipun waktu melampauinya. Siapa saja yang tabah terhadap penderitaan di dunia, ia akan bergembira dan hidup mulia, insyaallah.


Letak kebaikan atau keburukan tidak terletak pada objeknya atau perasangka orang. Baik dan buruk tergantung bagaimana hati dan akal kita menyikapinya. Sebuah pencarian kebaikan akan mengantarkan kita pada ilmu-ilmu baru, seperti istilah “Ngelmu Sangkan Parang Ing Dumadi” yakni ilmu tentang alam semesta dan kehidupan yang sejati. Orang memiliki banyak ilmu, maka akan memiliki kesadaran pada dirinya dan menjalani laku muhasabah, yang merupakan tindakan memperhitungkan perbuatan dan pikiran menemukan perjalanan menuju Allah, dan segalanya tercatat. Pencarian keseimbangan antara kepentingan dunia dan ukhrawi, Qs. Al-Baqarah / 2:201, Dan diantara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan pelihara lah kami di akhirat”. 


Syekh Abdul Al-Qadir Al-Jaelani menyebutkan "Pemahaman lisan tanpa pengalaman hati tidak akan mengantarkan kepada Allah selangkah pun. Sebab, perjalanan itu adalah perjalanan hati: amal itu adalah amal dalam makna dengan menjaga batas-batas syari'at melalui anggota-anggota badan dan sikap yang tawadhu' kepada hamba-hamba-Nya karena Allah. Siapa saja yang menjadikan dirinya suatu timbangan, maka tidak ada timbangan apapun bagi dirinya. Siapa saja yang menampakkan amalanya kepada manusia, berarti tidak ada amal pada dirinya. Amal itu mesti selalu ada dalam khalawat (kesendirian). Tidak akan tampak dalam khalawat kecuali hal-hal yang fardlu yang memang wajib untuk ditempatkan. " (Al-Fath al-Rabbani, hlm. 29).


Allah selalu membuat jarak diantara kita, dengan begitu merupakan cara berdekatan dengan Allah. Kewajiban itu diterapkan pada manusia, pada kecenderungan manusia tidak mau melakukannya. Lalu kekhusyukan, itu ditemukan sendiri yang landasannya adalah rasa syukur. Manusia selalu punya sifat dinamis. Jati diri adalah apa adanya dirimu. Identitas itu adalah bikinan manusia. Personalitas itu adalah bikinan Allah. Jarak agar menjadi dekat, maka perlu perantara Nabi. Ada istilah Gondelan Klambine Kanjeng Nabi, yakni dengan sholawat, menjadikan segala hal yang menyangkut dirinya dalam dunia ciptaan dan dalam dunia Kehendak Ilahi, dan seluruh Nabi, rasul, malaikat, dan hamba Allah, berhubungan dengan beliau. Maka sholawat dilimpahkan bagi mereka pula, dengan serentak, wujud dan esensi Nabi Muhammad SAW telah terhubung kepada mereka semua sebagai bentuk Nur Muhammad dalam Arsy dan di dalam dada hati Insan Khamil. Kanjeng nabi menjadi sosok ideal dalam menjadi perantara ide dan perilaku menuju ketaqwaan. Sholu ala Nabi....










*Apabila mengutip tulisan ini, mohon sertakan sumber yang lengkap dari penulis, dan gunakan pengutipan yang baik dan benar, terima kasih.










Rabu, 27 Maret 2019

Catatan_Kidung & Suluk


Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang



1.      KIDUNG

Kidung adalah karya sastra Jawa zaman abad Pertengahan masa kerajaan Majapahit akhir, yang banyak menggunakan bahasa Jawa Tengah berbentuk tembang, baik nama maupun metrum yang dianut seperti halnya Tembang Macapat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kidung berarti nyanyian, lagu (syair yang dinyanyikan), serta puisi.

Kidung-kidung di bawah ini diambil dari tradisi historis mengenai kerajaan Majapahit. Adapun lingkupnya ialah: peristiwa-peristiwa yang menyebabkan jatuhnya kerajaan Singasari serta didirikannya kerajaan baru untuk sebagian meneruskan kerajaan sebelumnya.

Pertikaian-pertikaian di dalam tubuh kerajaan baru selama puluhan tahun pertama sejak berdirinya kerajaan Singasari. Informasi berikut menjadi pendapat dan analisis yang menyatakan bahwa kisah-kisah-kisah ini berakar pada kenyataan sejarah. Sastra Kidung juga merupakan sumber informasi penelitian sejarah kebudayaan bangsa.  diantaranya adalah; Kidung Harsawijaya, Kidung Ranggalawe, Cerita-cerita Panji, Kidung Sorandaka, Kidung Waseng (Sari)

2.      SULUK

Sebuah kitab bernama Kanzul Hum karya Ibnu Bathutah yang sekarang disimpan di museum Istana Turki di Istanbul menyebutkan bahwa Walisongo datang ke Indonesia atas perintah Sultan Muhammad I untuk menyebarkan agama Islam. Dalam mengembangkan Agama Islam dan budaya Jawa, tercatat Sunan Giri, mengajarkan ke orang dewasa tembang-tembang Jawa yang beliau ciptakan sendiri. Meliputi, Asmarandana dan Pucung, dua  tembang dari macapat.  Yang pertama berarti api asmara, biasanya untuk mengungkapkan rasa cinta kasih. Tembang ini terdiri dari tujuh  baris dan guru lagu (jumlah suku kata)  dan guru swara (bunyi akhir bait).

Untuk anak-anak, beliau menciptakan beberapa permainan, seperti, “jentungan” atau permainan bersama disertai lagu dolanan  seperti, “jamuran”,”cublak cublak suweng”,“jilumper,” dan, ”gula ganti” serta masih banyak lagi permainan lainnya yang sebenarnya mempunyai makna tersirat, yaitu mengajarkan mencintai Allah, tidak buta akan kecintaannya pada dunia. Alasan Sunan Giri berdakwah dengan membuat dolanan dan tembang adalah karena pada zaman itu, di daerah jawa masih kental denga pengaruh indu budha. Budaya yang terkenal adalah tembang dan wayang, sehingga Sunan Giri memiliki inisiatif mrmbuat tembang macapat yang kanugannya mengajarkan tentang ketauhidan dan nasihat – nasihat agar tidak terlalu cinta terhadap dunia.

Tidak cukup sampai di situ, Sunan Bonang pun membuat salah satu perangkat gamelan yang merupakan perangkat krusial dalam gamelan, Bonang. Pada masa lampau, alat musik mini sering diigunakan untuk gamelan pengiring pertunjukan wayang  kulit, juga digunakan oleh aparat desa untuk menyebarkan woro-woro (al amri, muhammad wildan dalam Akulturasi Budaya Jawa dengan Islam).
Selain itu, Maulana Malik Ibrahim menciptakan tembang suluk, gundul-gundul pacul, Sunan Drajat (Raden Qosim) dengan tembang pangkur, sunan kalijaga (raden mas syahid); babad alas wonomerto, tembang dandanggula,  sunan kudus (jakfar sadiq); tembang maskumambang dan mijil, dan  sunan muria; tembang sinom dan kinanti. Wayang kulit dikembangkan sunan kalijaga sebagai pengganti wayang beber, wayang yang pada masa Majapahit terbuat dari kertas yang lebar (portal kisah dunia). Dari gambaran singkat di atas, kita bisa membayangkan bahwasanya budaya di tanah Jawa atau pun nusantara tidak terlepas dari pengaruh Islam dan Kekhilafahan Islam Utsmani. Hal ini datang dari spirit kewajiban untuk menyebarkan dakwah Islam ke seluruh manusia.

Refrensi:

·         (al amri, muhammad wildan dalam Akulturasi Budaya Jawa dengan Islam).
·         (portal kisah dunia).
·     http://www.nu.or.id/post/read/91005/kidung-kawedar-sunan-kalijaga-kaji-asal-dan-tujuan-manusia



*Apabila mengutip tulisan ini, mohon sertakan sumber yang lengkap dari penulis, dan gunakan pengutipan yang baik dan benar, terima kasih.

Catatan_Film Favorit

100 movie favorit all genre

1. Trilogi Batman The Dark Knight
2. James Bond: Sky fall
3. Star Wars episode III and V
4. Terminator (sekuel) 
5. Jurasic Park (sekuel) 
6. Godzila (Hollywood 2000)
7. Die Hard (sekuel) 
8. Life o pi
9. Hardcore henry
10. Kill bill (sekuel) 
11. Prince of persia
12. Suicide Squade
13. Transformers (skuel) 
14. Documenter Film Metalica : Through the never
15. Davinci code 
16. Don (sekuel) 
17. Kamen rider ryuki (series) 
18. One punch man (series) 
19. Initial D (series) 
20. The law of ueki (series) 
21. The greatest show man
22. Mission Imposible I
23. The Raid (sekuel) 
24. Burn out
25. The Gladiator
26. Sepiderman (sekuel) 
27. Sherlock Holmes (sekuel) 
28. Mr. Holmes
29. Crows Zero I and II
30. Kamen Rider Faiz
31. The Meg
32. King Kong (2004)
33. Spawn
34. City Hunter (series) 
35. Fast to Furius 7
36. Shaolin socer
37. Zoid (series) 
38. Sang Kiyai
39. James bond: live and let die
40. The lord of the rings (sequel) 
41. The Hobbit (sequel) 
42. Fury
43. Kung fury
44. Kungfu hustle
45. Radity dika: kambing jantan
46. Youre the apple of my eye
47. Suckseed
48. Chocolate (thai movie) 
49. Rurouni kenshin (action movie series) 
50. La la la land
51. X-man: Wolfrene origin
52. Inception
53. The Prestige
54. Mad Max: Fury Road
55. Splinter cell
56. John wick (sequel) 
57. Legend
58. Shutter Island
59. Catch me if you can
60. Mazze runner (sequel) 
61. Angel and demon
62. The Inferno
63. Knight and day
64. Pearl Harbor
65. The Purge anarchy
66. The Ilusionist
67. Oz the great and powerful
68. Now you see me (sekuel) 
69. Ready Player one
70. Valerian and the city of thousand planet
71. The commuter
72. X-man: apocalypse
73. Takken (sekuel) 
74. Avenger: age of ultron
75. The Bourne (sekuel) 
76. Train to busan
77. Miracle cell 77
78. Olympus has fallen
79. Indiana Jones (sekuel) 
80. Jaws (sekuel) 
81. Pk (india movie) 
82. Taare Zamen Par (India movie) 
83. God you must be crazy (sekuel) 
84. The expendables (sekuel) 
85. Safe
86. Parker
87. Crank High Voltage
88. Blitz
89. Man In black (sekuel) 
90. Hancock
91. V for Vendeta 
92. Ghost Rider II
93. Escape plan
94. Hitman agent 47
95. Hitman
96. The man from uncle
97. Kingsman (sekuel) 
98. American Sniper
99. Rambo (sekuel) 
100. White Tiger

Selasa, 26 Maret 2019

Catatan_Playlist Favorit

My Playlist 100 song genre rock

1. Asking alexandria_Moving on
2. A Skylit Drive_Rise
3. Metalica_The Memory Remains
4. Metalica_Enter the sandsman
5. Metalica_Nothing else matters
6. BFMV_Venom
7. BFMV_Forever and Always
8. BFMV_The Last Fight
9. BFMV_P. O. W
10. BFMV_ Hell or high water
11. BFMV_Over it
12. BFMV_Skin
13. BFMV_All this thing a hate
14. BFMV_No way out
15. BFMV_Playing God
16. BFMV_Don't need you
17. BFMV_Tears Don't fall
18. BFMV_Sofacting under word of sorrow
19.BFMV_The very Last time
20. Asking alexandria_Not the American Average
21. Asking alexanderia_If you can't ride two hourses at once... you should get out the circus
22. Asking alexandria_Someone somewhere
23. Asking alexandria_The Death of me
24. Asking alexandria_Killing me
25. Asking alexandria_alerion
26. Asking alexandria_Final episode
27. Asking alexandria_I wonn't givin
28. Asking alexandria_Black
29. Asking alexandria_Sand me home
30. A Skylit Drive_Shadow
31. A Skylit Drive_too little too late
32. A Skylit Drive_The cali buds
33. A Skylit Drive_Those cannons shink a ship
34. I see a star_running with scissros
35. I see star_the common hours
36. Avenged Seven Fold_Afterlife
37. Avenged Seven Fold_Dear God
38. Avenged Seven Fold_Size the day
39. Avenged Seven Fold_Gunslinger
40. Avenged Seven Fold_Scream
41. Trivium_Blind leading the blind
42. Trivium_until the world goes cold
43. Trivium_Dying in your arms
44. Trivium_The heart from your heart
45. Dragon Force_Starfire
46. Dragon Force_Cry Thunder
47. Imagine dragon_Radioactive
48. Imagine dragon_Demon
49. GNR_sweet child omain
50. GNR_chinese democracy
51. BMTH_Avalance
52. BMTH_Mantra
53. BMTH_Antivist
54. BMTH_Can You feel my hearts
55. BMTH_And the snake star to sings
56. BMTH_Drown
57. BMTH_Happy song
58. BMTH_Follow you
59. BMTH_Mothe tongue
60. Booze and Glory_Carry on
61. Clean bandit_Rockabye
62. Linkin park_What'ive done
63. Linkin park_heavy
64. Linkin park_somewhere i belong
65. Linkin park_number
66. Linkin park_papercut
67. Linkin park_in the end
68. Lamb of god_walk with me in hell
69. BFMV_The Very last time
70. Paramore_Ignorance
71. Blink 182_First date
72. Blink 182_she out of her mind
73. The Street beats_sasurai no uta
74. Breaking Benjamin_Anthem of the angels
75. Breaking Benjamin_Diary of jane
76. A Skylit Drive_Sparate Ways
77. GNR_Patience
78. Limpbizkit_missionsimposible
79. Piere the veil_King a day
80. Piere the veil_Falling as stranger
81. Led Zepplind_Black Dog
82. Linkin park_crawling
83. Linkin park_one step closer
84. Linkin park_breaking the habit
85. Linkin park_final masquerade
86. Green Day_boulevard of broken dreams
87. Metalica_One
88.Avenged Seven Fold_Almost easy
89. GNR_Knock'in heaven dors
90. GNR_Since i don't have you
91. Thirty Second to mars_The kill
92. Thirty Second to mars_from yesterday
93. Asking alexandria_Prophecy
94. Asking alexandria_ single moments sincerity
95. BFMV_Hearts Burst into Fire
96. I see stars_ten thousand feet
97. I see stars_murder mitten
98. I see star_All in
99. A Skylit Drive_ All it takes to make your dream come true
100. A Skylit Drive_ Erise and Dysnomia

Senin, 25 Maret 2019

Catatan_Doa dadakan


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Hadirin yang kami hormati,
Sebelumnya marilah kita semua, bersama-sama menyatukan hati-fikiran dan menjaga kekhusyukan berdoa kepada Allah SWT.

---------------------------------------------di tunggu tenang-------------------------------------
Berdoa kita kita mulai.

A’udzubillahiminassyaitoonirrojiim, Bismillaahirrahmaanirrahim.
Alhamdulillaahirobil ‘aalamin, hamdassyakirin, hamdan naimin, hamdan yuwaafini ‘amahu wayukafi mazidahu, yaa robbana lakalhamdu kamma yam baghii liljalali wajhika wa ‘aadzimni sultonika, Asyhaduanlaa Illaha Ilaallah, wa asyhaduanaa muhammadan abduhu warrosulu, Allahumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammadin, Waala Aali Sayyidinaa Muhammad

Ya Allah 
Pada hari yang penuh kebahagiaan serta berkah dan rahmat-Mu ini, kami keluarga besar….... dan semua orang yang berkumpul di tempat ini, dengan penuh ketundukan dan kekhusyuk’an, memanjatkan doa dan puji syukur ke hadirat-Mu.

Ya Allah Yang Maha Pemurah
Berilah kami hidayah dan kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan keluarga yang guyub rukun.

Jauhkanlah kami dari Akhlakul tercela yang Engkau benci, Serta segala bentuk kezaliman yang membuat kami semakin jauh dari ridho dan rahmatmu-Mu, Yaa Allah. Anugerahkanlah kepada kami, kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujianMu, jadikanlah kami menjadi kuat dan tunjukkanlah kami jalan yang lurus dan benar, jalan yang Engkau ridhoi. 

Ya Allah Ya Tuhan kami
Karuniakanah kepada kami, kepada orang tua kami, kepada saudara kami, kepada guru kami, kepada para pemimpin kami, rahmad, hidayah, dan berilah petunjuk-Mu agar kami senantiasa mampu berlomba-lomba dalam kebaikan. Cukupkanlah kami dengan rezkiMu yang halal dan barokah. Karuniakan kepada kami kemuliaan. baik di dunia, maupun di akhirat.

Ya Allah Ya Tuhan kami
Hanya kepada-Mulah kami memohon pertolongan dan berlindung. 
Kabulkanlah doa dan permohonan kami.

Allaahumma arinal haqqo-haqqo warzuknattiba‘ahu, wa arinal baatila-baatilan warzuknat tinaabah. 
Robbanaa zholamna anfusanaa, wa inlam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunannaa minal khoosiriin.
Rabbanaa aatinaa fiddun ya khasanataw wafil aakhiroti khasata wakinaa adzaabannari. Subhaana rabbika rabil ‘izati ammaa yasifun, wassalmun ‘alal mursaliin, walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.  

Al –Fatehah…

Aamiin. 

Wassalamuallaikum wr.wb


*Apabila mengutip tulisan ini, mohon sertakan sumber yang lengkap dari penulis, dan gunakan pengutipan yang baik dan benar, terima kasih.